Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Bagikan 78 Ribu Masker Untuk Masyarakat Perbatasan




Belu NTT – Salah satu upaya untuk menekan laju terpapar virus corona, personel Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL dari Sektor Timur setiap hari memberikan sosialisasi bahaya corona virus desease (Covid-19) kepada masyarakat di wilayah perbatasan. 

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (15/7/2021).

Dijelaskannya, hari ini hampir sebagian pos dari 20 pos jajaran Satga Pamtas Sektor Timur melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 tentang 5M dan 3T kepada masyarakat dengan harapan masyarakat memahami dan mematuhi protokol kesehatan.

Adapun beberapa pos yang melaksanakan sosialsisai dan bagi masker antara lain anggota Pos Fohuk membagikan masker kepada anak-anak di Dusun Liu Desa Loonuna, Pos Asumanu membagikan masker kepada warga Dusun Leomanehat, Pos Dilomil melaksanakan sosialisasi dan bagi masker di Kantor Desa Builalu, Pos Fohululik melaksanakan sosialisasi di Dusun Fohululik Desa Lutharato, Pos Dafala membagikan masker kepada warga Desa Dafala, Pos Salore melaksanakan sosialisasi Dusun Suliren Desa Tulakadi, dan personel Pos Silawan melaksanakan sosialisasi dan membagikan masker kepada masyarakat di Dusun Adubitin Desa Silawan.

Protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar rumah. Sedangkan 3T yaitu testing (pengecekan), trancking (pelacakan) dan treatmen (pengobatan) terhadap warga yang terpapar Covid-19.

Selain memberikan sosialisasi, lanjutnya, pihaknya juga membagikan ribuan masker untuk orang dewasa dan anak-anak khususnya di sepanjang wilayah perbatasan untuk digunakan pada saat beraktivitas.

“Jumlah masker yang akan dibagikan kepada masyarakat sebanyak 78 ribu masker dengan rincian 48 ribu masker untuk orang dewasa dan 30 ribu masker untuk anak-anak dan ini tersebar di 20 pos,” papar Dansatgas.

“Pembagiannya bisa langsung dari door to door, di jalan atau ditempat keramaian seperti pasar,” imbuhnya.

Bayu Sigit juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk saling mengingatkan satu dengan lainnya tentang bahaya Covid-19 namun tidak panik dan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari keluarga dan lingkungan yang lebih luas sehingga kita bisa keluar dari kemelut pandemi Covid-19.

Post a Comment

0 Comments