Membina Teritorial Secara Kontinu, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Menerima Penyerahan Butiran Amunisi Secara Sukarela dari Warga di Wilayah Perbatasan RI-PNG




KEEROM, – Personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Bompay menerima penyerahan 40 (empat puluh) butir amunisi tajam kaliber 12 mm dari masyarakat secara sukarela di Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Rabu, (14/07/2021). 

Dansatgas mengatakan bahwa Danpos Bompay beserta personelnya telah berhasil menanam kebaikan sehingga menuai kepercayaan masyarakat sehingga warga kampung dengan suka rela menyerahkan amunisi tajam kaliber 12 mm yang ditemukan warga kepada Personel Pos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, hal ini menunjukan bahwa dengan keberadaan Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista masyarakat merasa aman karena merasakan perhatian yang diberikan oleh personel Satgas kepada masyarakat diantaranya melalui Pelayanan Kesehatan, mengobati warga yang sakit, memberikan bantuan pakaian yang layak, membagikan makanan yang bergizi, membagikan kelambu untuk mengurangi warga yang menderita sakit malaria dan silaturahmi dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya baik dengan Komunikasi Sosial (Komsos) ataupun Pembinaan Teritorial (Binter) untuk mengatasi kesulitan masyarakat. 

“Saya merasa bangga dan mengapresiasi atas semangat dan dedikasi yang diberikan personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista jajaran Kipur 1 (Satu) Pos Bompay terhadap pelaksanaan tugasnya sehingga mampu menciptakan hal yang positif dan yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah perbatasan sehingga menjadi bukti bahwa masyarakat dapat bersinergi membantu dan meringankan tugas Satgas TNI dilapangan dengan menuai hasil yang sangat baik ini,” ucap Dansatgas.

Ditempat terpisah, Danpos Bompay Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Serka Cecep Kusuma mengatakan bahwa hasil penyerahan amunisi yang Posnya peroleh dari masyarakat merupakan salah satu kesuksesan yang diraih Posnya karena adanya arahan dan bimbingan Dansatgas secara terus menerus kepada Pos jajaran Satgas serta kerja keras anggota pos Bompay dalam mendekatkan diri dan menjalin silaturahmi yang baik kepada masyarakat dengan melaksanakan berbagai bentuk kegiatan yang terhubung melalui komunikasi sosial yang baik dan pembinaan teritorial yang dilakukan secara terus menerus.

“Terimakasih rekan-rekan semua, mari kita terus berbuat dan berikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita di wilayah perbatasan, kita bantu mereka dalam segala hal baik bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, agama, keamanan lingkungan dan jangan menyakiti hati rakyat karena itu akan merugikan diri kita sendiri, pos kita bahkan satuan,” kata Cecep.

Sejalan dengan hal tersebut, Salah satu masyarakat kampung berinisial SS (42) menyampaikan kronologisnya bahwa kedatangannya ke Pos Bompay bersama temannya berinisial D (45) warga yang merupakan pemilik kebun di salah satu kampung, ingin menyerahkan amunisi tajam kaliber 12 mm yang ditemukan oleh D di kebun miliknya, karena yang bersangkutan merasa takut sehingga awalnya D mendatangi rumah SS dan menyampaikan hasil temuannya, kemudian SS menyarankan agar temuan ini diserahkan ke Pihak Pos Satgas TNI saja untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Menurut penuturan SS, awalnya D datang kerumahnya untuk melapor bahwa pada saat sedang mengolah lahan kebunnya D tidak sengaja menemukan amunisi yang diperkirakannya terpendam sudah cukup lama di dalam tanah kebun miliknya tersebut karena yang bersangkutan merasa takut, oleh karena itu SS menyarankan agar temuan ini dilaporkan saja ke Pos Satgas TNI agar diamankan di Pos Satgas TNI saja dan  D setuju,” ucapnya. 

Pada bagian penutup, melalui hasil koordinasi Staf Intelijen Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista memberikan informasi bahwa Staf Intelijen Kolakops Korem 172/PWY telah menerima penyerahan hasil temuan warga berupa 40 (empat puluh) butir amunisi tajam kaliber 12 mm dari Staf Intelijen Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista untuk dilakukan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. (Pen Satgas Yonif 403/WP)

Post a Comment

0 Comments