Satgas Pamtas Yonif 407/PK Kembali Gagalkan PMI Non Prosedural








Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Pos Koki Nanga Bayan menggagalkan 1 orang yang diduga PMI Non Prosuderal yang akan masuk ke wilayah Malaysia melalui jalur tidak resmi di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalbar. Senin (22/03/21)

Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan menjelaskan, satu orang tersebut diamankan oleh anggota Pos Koki Nanga Bayan saat sedang melaksanakan jaga pos dalduk.

“Anggota Pos Koki Nanga Bayan yang sedang melaksanakan jaga pos dalduk melihat 1 orang yang akan melintas di depan Pos kemudian memberhentikan dan menanyakan masyarakat tersebut,” ungkap Dansatgas.

Personel Satgas kemudian membawa satu orang yang diduga PMI tersebut ke Pos Koki Nanga Bayan untuk dilakukan pemeriksaan sesuai dengan protkes Covid-19.

Dari hasil pemeriksaan, DA (22) merupakan warga Dusun Sungai Arak, Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang yang beralasan akan bekerja di Seriaman Malaysia. 

“Saat pemeriksaan DA tidak dapat menunjukkan dokumen resmi, Untuk itu DA diberikan pemahaman agar tidak pergi ke Malaysia melalui Jalur Non Prosedural, dan DA diserahkan kepada perangkat Desa Nanga Bayan untuk dipulangkan kembali ke daerah asalnya,” kata Dansatgas.

Dansatgas menegaskan bahwa jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia tidak boleh dilewati karna untuk mencegah kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal, apalagi ditengah wabah Covid-19 saat ini.

“Kita semakin intensif melakukan pengawasan diwilayah perbatasan, sesuai dengan perintah dari Komando Atas, serta terkait usaha pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Post a Comment

0 Comments