MELALUI KEGIATAN KOMSOS, TNI TINGKATKAN MUTU VANILI YANG DIKELOLA MASYARAKAT PERBATASAN




Keerom - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Waris dengan metode komunikasi sosial (Komsos) mengunjungi salah satu masyarakat yang membudidayakan tanaman vanili sebagai mata pencaharian di kampung Banda Distrik Waris Kabupaten Keerom Papua.

Vanili adalah tanaman yang biasa dijadikan bahan campuran untuk pengharum makanan  dan minuman, untuk mendapatkan hasil yang maksimal diperlukan beberapa proses yang tepat mulai dari pengolahan, pengeringan sampai siap untuk digunakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya di Distrik Arso Kab. Keerom, Papua Rabu (24/03/21).

“Kegiatan ini merupakan merupakan salah satu bentuk perhatian anggota Pos Waris kepada masyarakat dengan cara memberi wawasan/penyuluhan di bidang pertanian khususnya tanaman Vanili, agar nantinya dapat meningkatkan kualitas dan hasil panen dari tanaman tersebut” ucap Dansatgas.

“Dengan kualitas Vanili yang bagus maka akan menarik minat pembeli serta meningkatkan harga jual menjadi lebih tinggi, sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan khususnya di Kampung  Banda” imbuhnya.

kegiatan Komsos yang dilakukan secara rutin oleh Satgas Yonif Mekanis 512/QY merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok menjaga wilayah perbatasan NKRI.

Ambrosius May (58) mengaku senang ketika mendapat kunjungan dari anggota Pos Waris yang telah memberikan wawasan/penyuluhan tentang cara penggolahan tananam Vanili agar nantinya kualitas Vanili menjadi lebih bagus dan hasil panen meningkat.

“Semoga apa yang diajarkan pada kita bisa bermanfaat, jadi panen kita lebih banyak dan hasilnya berkualitas biar kita bisa jual dengan harga mahal” ucap Ambrosius May.

"Semoga semua bapak TNI yang sedang bertugas menjaga wilayah perbatasan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Esa, agar bisa selalu bertemu dan mengayomi kami masyarakat Papua yang ada di perbatasan” imbuhnya.

Post a Comment

0 Comments