Kisah TNI Selamatkan Nyawa Anjing Dari Arus Sungai Saat Patroli Patok




Belu_ Kepedulian TNI di perbatasan RI-RDTL selain kepada warga masyarakat juga ditunjukkan terhadap hewan, seperti halnya yang dilakukan personel pos Delomil yang telah berhasil selamatkan nyawa anjing akibat hampir terbawa arus sungai yang deras saat hendak memaksa menyebrang dimana yang pada saat itu pula personel TNI sedang melaksanakan tugas patroli patok di wilayah Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu NTT pada Sabtu (19/12/2020)

Hal tersebut di sampaikan Dansatgas Pamtas Yonif RK 744/SYB Letkol inf Alfat Denny Andrian dalam rilis beritanya, Senin, (21/12/2020).

Dikatakannya, sudah menjadi tugas pokok TNI di perbatasan untuk melaksanakan patroli patok batas negara yang menjadi prioritas utama Satgas Pamtas, namun dalam prakteknya TNI juga berperan penting dalam memberikan bantuan sosial kepada warga perbatasan tidak terkecuali jika menemukan hewan yang mengalami musibahpun harus ikut peduli dan menolong.

"Personel pos Delomil yang sedang melaksanakan patroli patok dengan sasaran PBN 17 dan PBN 18 yang berada di seberang sungai berhasil mengamankan dan menyelamatkan nyawa anjing yang hampir terbawa derasnya arus sungai. anjing adalah hewan yang bernyawa dan merupakan ciptaan Tuhan yang Maha Esa, jadi sudah sepatutnya kita bisa menyayangi dan peduli akan kelangsungan hidupnya." jelasnya

Terpisah, Danpos Delomil Letda Inf Iksan mengungkapkan, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mengamankan wilayah perbatasan yang diimplementasikan di antaranya dengan melaksanakan Patroli Patok, dimana terdapat 37 patok keseluruhan yang menjadi tanggung jawab Satgas Pos Delomil.

"Patroli Patok hari ini sebanyak 13 patok batas negara yang dilaksanakan, memakan waktu 10 jam perjalanan dan dipimpin oleh Wadanpos Delomil Serda Arifudin, bersama dengan 5 orang anggotanya namun diperjalanan kami menemukan ada anjing yang memaksa menyeberang sungai dan hampir terbawa arus sehingga kami secara spontan mengambil sikap untuk menyelamatkannya." tuturnya

"Derasnya arus sungai di musim hujan saat ini sangatlah berbahaya, tidak hanya bagi manusia tapi juga hewan dimana sasaran patok atau tugu batas negara RI-RDTL juga ada yang berada di seberang sungai sehingga mau tidak mau kami tetap harus melintasinya selain medan bervariasi lainnya seperti hutan belantara, bukit maupun semak belukar yang memaksa kami meniti atau melompati bahkan merangkak di bawah pepohonan besar yang menghalangi perjalanan menuju patok." tambahnya

Menurutnya, tujuan dilaksanakannya Patroli Patok adalah untuk mengetahui dan memastikan kondisi Patok Batas Negara tidak bergeser ataupun rusak. Karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bagi Prajurit TNI, mengemban tugas operasi termasuk pengamanan perbatasan adalah suatu kehormatan. Dengan demikian Prajurit Satgas pos Delomil berkomitmen penuh akan mengabdikan seluruh jiwa raganya demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan untuk anjing yang berhasil diamankan tersebut, kami memilih untuk membawanya ke pos dan merawatnya serta mengadopsinya,” pungkas Letda inf Iksan.

Post a Comment

0 Comments