Dr. Rukmana Wijayanto Jadi Narasumber Dialog Kentongan di Stasiun RRI Atambua



 
Selasa, 15 Desember 2020, Dokter Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB menjadi salah satu narasumber dalam "Dialog Kentongan" di Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (15/12/2020).
 
Dikatakannya, Dialog Kentongan yang dilaksanakan di RRI Pro Atambua tersebut membahas tentang "Antisipasi Penyakit Diare Pada Anak Dan Balita".

"Selain dr. Rukmana Wijayanto, ada juga narasumber lainnya yang turut hadir disana yaitu Maria Regolinda Ahok selaku Kepala Seksi Penyakit Menular dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu." ungkapnya
 
Dialog diawali dengan membahas pemahaman tentang diare, penyebabnya, jenis-jenis diare, derajat dehidrasi dalam diare, tanda-tanda diare hingga cara mengatasi diare di rumah serta manfaat Oralit bagi penderita diare.

Yang menarik pada Dialog Kentongan adalah ketika Ardah Fahik selaku presenter RRI Atambua menanyakan tentang cara pencegahan diare.

"Seputar penyakit diare, bagaimana cara kita melakukan pencegahan diare yang baik dan efektif pada anak dok?" tanya Ardan

Dr. Rukmana Wijayanto menjawab dengan sangat baik atas pertanyaan yang diberikan oleh Ardan Fahik.

"Bahwa dalam pencegahan diare yang baik dan efektif pada anak adalah dengan perlunya kita memperhatikan dua faktor yakni pertama, melalui peningkatan kesehatan perorangan dan lingkungan contohnya lindungi makanan dari lalat, gunakan air bersih dan direbus mendidih, mencuci tangan dengan sabun. Kedua, dengan peningkatan daya tahan tubuh contohnya melalui pemberian asi eksklusif selama 6 bulan, makanan pendamping asi sesuai umur dan imunisasi Campak." terangnya

Dr. Rukmana mengharapkan apa yang telah disampaikannya dapat bermanfaat bagi banyak orang sehingga masyarakat bisa memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan terutama demi kesehatan anak maupun balitanya.

Post a Comment

0 Comments