TNI Peduli, Sigap Bantu Korban Kecelakaan




Kelalaian pengemudi mobil bermuatan sembako dan kasur yang tidak terikat mengakibatkan kasur busa terhempas oleh angin saat melaju dan telah mengakibatkan terjadinya kecelakaan di jalan raya Fatubenao, kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu NTT pada Senin (16/11/2020)

Hal tersebut dijelaskan oleh Dansatgas, Letkol Inf Alfat Deni Andrian dalam rilis resminya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/11/2020).

Dikatakannya, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.20 Wita diakibatkan karena kelalaian Yohanes Matun (30) seorang pengemudi mobil Suzuki Carry Pickup warna Hitam Nopol DH 9417 EE yang membawa kasur busa namun tidak mengikatnya, sehingga dengan laju kendaraan dan angin sepanjang perjalanan telah membuat kasur tersebut terhempas keluar mobil dan menimpa pengguna jalan lain yang menggunakan sepeda motor Honda Beat Nopol DH 4221 TF, dimana diketahui korban tersebut adalah dua orang wanita yakni Felisidade (32) dan Agita Tilman (19) warga desa Manleten Kec Tastim Kab Belu, NTT.

"kebetulan ada tiga anggota kami Letda Ctp Aris Setiawan, Letda Chk Kadek Dwi M, SH dan Praka Aris Barayudha (Provos) dari Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB saat itu sedang melintas dan melihat ada kecelakaan, sehingga mereka ikut turun membantu dan mengevakuasi korban ke RSUD Atambua menggunakan mobil pengemudi yang membawa kasur tersebut." jelasnya
 
Terpisah, Letda Ctp Aris Setiawan mengatakan kedua korban sudah dibawa ke RSUD Atambua dan sudah memperoleh penanganan medis dari perawat IGD RSUD Atambua yang bernama Ayu Manek.

"syukur hanya luka lecet dan keseleo yang dialami korban sehingga tidak ada yang fatal dari kondisi keduanya." ungkap Aris

"Kami sudah mengingatkan agar pengemudi lebih prioritas pada faktor keamanan seperti pengamanan muatan yang dibawa terutama dengan mobil pickup/bak terbuka harus mengikat barangnya agar tidak berceceran atau membahayakan, karena kelalaian yang dibuat bisa fatal dan merugikan bagi orang lain yang ada disekitar seperti kejadian hari ini membawa kasur dan terhempas oleh angin saat melaju di jalan kemudian menimpa pengendara motor." tambahnya

Pengemudi Yoh. Matun (30) bersama pemilik kasur Sinta (25) dan Armindo (60) juga merasa bersalah dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

"terima kasih bapak TNI sudah ingatkan saya. Saya su salah, saya minta maaf, saya tidak lari dan saya bertanggung jawab atas segala biaya pengobatannya dan akan lebih berhati-hati lagi agar kejadian serupa tidak terulang kembali." ucap Yohanes Matun

Post a Comment

0 Comments