TNI Membantu Kegiatan Posyandu di Daerah Perbatasan RI-RDTL.




Di antara tugas dan tanggungjawab  Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Takes Pos Lookeu bersama Tenaga Medis Puskesmas Halilulik melakukan kegiatan Posyandu di daerah Perbatasan tepatnya di Desa Lookeu Kec. Tasifeto Barat Kab. Belu NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/11/2020).

Dikatakannya, pelayanan kesehatan untuk warga masyarakat merupakan sebuah kebutuhan yang sangat mendasar, apalagi jika kegiatan tersebut dilakukan secara merata bagi semua kalangan dan golongan umur khususnya kesehatan bagi anak dibawah umur dalam program kesehatan Posyandu. Dalam hal ini kita akan difokuskan pada kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider Khusus 744/SYB di bidang kesehatan dalam membantu kelancaran kegiatan Posyandu pada Selasa (10/11/2020)

"Kegiatan tersebut dipimpin oleh Takes Pos Lookeu atas nama Pratu Risman Hidayat bersama satu orang personil Pos Lookeu, Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan agar lebih tertib, efisien serta lebih cepat dalam proses pendataannya, yang mana kegiatan Posyandu ini rutin dilaksanakan sebulan sekali." jelasnya

Dr. Santi Seran (35) selaku Dokter Puskesmas Hailulik Kec.Tasifeto Barat kab. Belu NTT mengatakan dengan adanya bantuan personil tenaga medis dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Pos Lookeu merasa sangat terbantu dalam semua proses kegiatan pelayanan dan pemberian obat-obatan yang dibutuhkan oleh anak-anak warga Desa Lookeu.

"Tenaga medis dari personil TNI sangat berperan aktif dalam mendukung kegiatan Posyandu ini" tutur Santi

Salah satu warga bernama Ibu Anisius Moruk (35 Tahun) pekerjaan IRT merasa senang dengan adanya peran serta anggota TNI dalam membantu kegiatan Posyandu.

"para anggota TNI sangat ramah dan cepat membaur dengan kami sehingga kegiatan posyandu ini menjadi lebih berkesan dan cepat selesai." ungkap Anisius

Post a Comment

0 Comments