Sinergi di Perbatasan, TNI bersama Bea Cukai Laksanakan Pemeriksaan Kegiatan Import




Belu - Tidak hanya menjalankan tugas pokok sebagai petugas pengamanan perbatasan saja, Personil Pos Motaain juga turut membantu instansi Bea Cukai dalam pemeriksaan kegiatan import di PLBN Motaain, Desa Silawan, Kabupaten Belu pada Jum'at (27/11/2020).

Hal tersebut disamapaikan Dansatgas Pamtas Yonif RK 744/ SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, NTT. Jum'at (27/11/2020). 

Dikatakannya, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan keamanan di wilayah perbatasan RI-RDTL. 

"Tujuan kegiatan ini sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang terjadi di daerah perbatasan seperti melintasnya kendaraan pengangkut barang dan memastikan tidak adanya barang keluar  masuk yang ilegal atau tanpa dilengkapi ijin yang sah berupa surat-surat atau dokumen resmi".ujarnya.

"Bersama Beacukai Atambua personil pos Motaain melaksanakan pemeriksaan barang import yang masuk ke Republik Indonesia." Ungkapnya

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan prosedur yang baik dan benar dan untuk mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang ilegal yang dapat merugikan negara.

Kegiatan import barang dari RDTL ke RI dilaksanakan setiap hari Jum'at karena situasi pandemi Covid-19 sehingga kegiatan perlintasan dibatasi dan dibuka dari pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wita. 

Ditempat terpisah, Dankipur I Lettu Inf Subhan Hamran mengatakan , Satgas Pamtas akan menindak tegas bagi para pelaku yang berupaya melakukan atau membawa barang ilegal, namun tentu sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku serta selalu berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai, Imigrasi dan Kepolisian," jelasnya.

Dari pihak Beacukai Atambua I Wayan Budiawan mengharapkan agar melalui kegiatan tersebut segala pelanggaran untuk menyelundupkan barang ilegal ke Indonesia akan semakin berkurang.

Post a Comment

0 Comments