Satgas Yonif RK 744/SYB Menggelar Bakti Sosial Sunat Dan Berobat Gratis Di Wilayah Perbatasan




Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor timur Yonif RK 744/SYB  menggelar Bakti Sosial berupa pengobatan gratis dan sunatan massal gratis di wilayah perbatasan RI-Timor Leste yaitu bertempat di pos fohululik yang berada di desa Lutharato  kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, NTT pada Sabtu (7/11/2020)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/11/2020).

Dikatakannya, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasa.Kegiatan ini didukung oleh  Dokter dari  Satgas sendiri yang berada di Mako Satgas PAmtas RI-RDTL Sektor Timur yaitu Lettu Ckm Dr. Rukmana Wijayanto. 

“turut hadir juga dalam kegiatan Bakti Sosial tersebut Dokter vicila (30) yang bertugas dari Puskesmas Nolain” tuturnya

“Baksos berupa sunat dan pengobatan gratis tersebut adalah dalam rangka memperingati hari Pahlawan dan hari Kesehatan Nasional dengan tujuan agar masyarakat  selalu dalam kondisi yang sehat. Warga dapat datang untuk sunat atau berobat bahkan hanya untuk sekedar memeriksakan kesehatannya.” jelasnya

Dansatgas menambahkan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian TNI-AD terhadap peningkatan kesehatan warga. Harapannya agar masyarakat desa bisa sehat semuanya dan  terihindar dari penyakit terlebih lagi dengan keadaan Pandemi seperti sekarang ini.

Dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan personil kesehatan yang berasal dari Mako Satgas, Pos Lakmars, pos Fohuk dan pos Fohululik. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Yonif RK 744/SYB adalah karena melihat masyarakat di wilayah perbatasan terkhusus di pelosok-pelosok desa belum terjamah oleh fasilitas kesehatan.

"Kami bersyukur karena masyarakat di Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, ini sangat antusias dan terhitung sangat banyak yang berpartisipasi," ucap Dansatgas

Sedikitnya 186 orang yang berobat dan 47 orang yang terdaftar untuk disunat, kebanyakan warga yang berobat dan mendaftar sunatan massal adalah anak-anak sekolah dan termasuk ada 10 orang dewasa yang ikut.

Bapak Hose Luan (50) Salah seorang warga yang datang mengantar anaknya untuk di sunat mengungkapkan banyak  terimakasih dan merasa terbantu dengan diadakannya  kegiatan Baksos tersebut.

" saya pribadi sangat berterimakasih dengan diadakannya kegiatan Baksos ini, kami sangat merasa terbantu karena untuk menyunatkan anak kami tidak perlu pergi jaauh-jauh dan tidak perlu mengeleuarkan biaya" kata Hose Luan.

Dansatgas menegaskan bahwa segala keluh kesah warga desa binaan pos  perbatasan adalah tugas dan kewajiban Personel Satgas untuk membantu selagi mampu.

Post a Comment

0 Comments