Istimewanya Hari Pahlawan bagi Gadis Mungil Aulia Azizah Khoirunisa




Surabaya, (10/11).
Memperingati Hari Pahlawan 10 November tidaklah harus dengan upacara ataupun jalan kaki napak tilas perjuangan para pahlawan, namun lain halnya dengan prinsip hidup gadis mungil Aulia Azizah Khoirunisa, dia tergores hatinya melihat  kondisi  sahabatnya yang dimasa Pandemi Covid-19 serba kekurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan modal pengetahuan agama  Islam yang ia dapat di bangku SD Insan Kamil Sidoarjo,  Aulia mencoba  merogoh uang saku yang ia tabung, guna membantu  meringankan beban kehidupan sesamanya.

Pagi ini tepat di Hari Pahlawan, (10/11/20 ) Si Gadis Mungil kelahiran 10 November 2009 tepat berusia 11 tahun,  dia kelas 5 di SD Insan Kamil akan melaksanakan kunjungan ke teman-temannya  dari salah satu sekolah  SMK swasta sekaligus akan membagikan sedikit rejekinya kepada  Wahyu kelas XI TKR B yang bertempat tinggal di jalan Tanjung Sadari dan Rahmad Hidayat kelas XII TPM yang bertempat tinggal di Sidotopo Sekolahan.
Kedua temannya tersebut adalah siswa dari SMK swasta di kawasan Surabaya Utara yang tergolong sebagai anak yatim.

Aulia memang berhati mulia, betapa tidak disaat teman sebayanya memikirkan sekolah dengan pembelajaran daring yang sangat padat dengan tugas  dari para gurunya,  namun tidak dengan Aulia putri Ibu  Andri Inyanuarini pegawai disalah satu Bank BCA di kota udang Sidoarjo,  dia  berfikir akan nasib sahabat-sahabatnya  yang dalam kesulitan ekonominya, "rela  berkorban, membagi rejekinya sekaligus bersedekah membantu sesamanya yang mengalami kesulitan,  itulah  cara dia memaknai sebagai sumbangsih kepada sesama  anak bangsa di peringatan Hari Pahlawan ini yang sangat tulus dari lubuk hati sanubarinya" pungkasnya.

Dalam perjumpaan  dengan Wahyu dan Rahmad , Aulia merasa terjalin  keakrabannya . Mereka saling mengenal satu sama lainnya. Sebelum meninggalkan rumahnya, keluarga secara khusus meminta Aulua untuk foto bersama (Yht/dar)

Post a Comment

0 Comments